Lifestyle

Lifestyle atau gaya hidup menurut wikipedia, adalah bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah bergantung zaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gaya hidupnya.

Gaya hidup sebuah keluarga akan mempengaruhi tumbuh kembang generasi yang terlahir di dalamnya. Kalau baik maka akan baik pula generasinya, kalau buruk maka akan buruk pula akibatnya.

Ketika seorang anak diharuskan keluar dari rumahnya untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik, berkumpul dan bertemu dengan banyak orang, bekerja, membangun rumah tangga, jelas akan terlihat gaya hidupnya bagaimana.

Seseorang yang suka mengumpat atau memaki ketika orang lain melakukan kesalahan biasanya di tempat di mana ia dibesarkan, dia pernah mengalaminya. Dari orang tua atau keluarga, misal. 

Sekarang ini banyak sekali bahkan anak yang masih di taman kanak-kanak bicaranya mengerikan, seperti menyebut temannya an...jing, bo...doh dan lain sebagainya yang sama sekali tak pantas diucapkan. Bukan hanya untuk anak kecil tapi juga orang dewasa. Gaya hidup saat berbicara memang harus sangat dikontrol, karena salah satu pemicu permusuhan dan pembunuhan adalah terletak pada lidah. 

Mengapa islam menyuruh umat mengikuti gaya hidup Rosulnya saja? Karena memang cuma beliau sebaik-baik tauladan.

Dari caranya berpakaian, caranya berbicara, caranya bersikap, dan apa saja yang dilakukan olehnya dari membuka mata sampai menutup mata adalah sesuatu yang indah dan tentunya sangat berdampak baik untuk orang yang ingin dirinya menjadi baik.

Ketika orang tua biasa membuang sampah sembarangan maka anaknya pun akan mengikuti. 

Orang tua yang sering berteriak, memaki, anak juga akan seperti itu kepada orang lain, bahkan kepada orang tuanya sendiri, saat mereka sudah lemah dan tak berdaya.

Jadi penting banget dalam memilih gaya hidup. Para orang tua yang sudah terlanjur memberi contoh buruk jangan diikuti gaya hidup mereka. 

Kesempatan emas bagi yang masih muda, penulis maupun pembaca tulisan ini untuk merubah gaya hidup yang buruk menjadi baik, dan yang baik tetap istiqomah sampai hembusan nafas terakhir.


#tulisanbukanuntukmengguruitapiuntukdirisendiri.



Komentar