Review Novel "Catatan Hati Pengagum Rahasia" karya Afyani

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum. Halo teman-teman! Aku nepatin jani yang sudah terlanjur dibuat semoga Allah mudahkan untuk melaksanakannya, apa janjinya? Yuk baca sampai selesai!

Aku mau ngereview salah satu karya dari teman yang tinggal se-kecamatan tapi beda desa. Kecamatan mana sih Kak? Kecamatan Plakat Tinggi, Desa Sidomukti. Eh, itu tempatku deng. Kalau penulis yang satu ini dari desa Cinta Karya, kecamatannya sama kok.

Aku jadi mikir! Pantes orang-orangnya pada kreatif, sesuai sama nama desanya sih. Hmm.

Sejak kapan Mbak Afyani nulis? Lebih asyik kalau tanya langsung nanti, sekalian beli dan baca karya-karyanya. 

Sekarang langsung deh aja ke inti. Udah mulai gerah pemirsa! Novelnya ini berjudul "Catatan Hati Pengagum Rahasia" dari judul itu, menurutmu gimana sih? Nyesek gak? Atau jangan-jangan kamu orangnya? Penulisnya kali yang gitu. Kagum sama orang tapi orangnya gak tau. Ups! 


Baiklah. Semua berawal dari sebuah persahabatan. Di manapun kalau sahabatan cewek ada cowoknya gak bakalan murni itu sebatas persahabatan doang. Salah satunya pasti ada yang baper alias bawa perasaan, dan memendam sendirian karena takut menghancurkan persahabatan. Duh nyeri kan.

Revi, Dita, Nur dan Bayu adalah sahabat sewaktu SMA. Mereka sangat dekat meski sering bertengkar. Apalagi Revi sama Bayu. Udah kayak Tom dan Jerry. Bayu sahabat cowok satu-satunya yang sok ganteng, juga terkenal sebgai seorang playboy, gonta ganti pacar. 

Dan yang aku suka, si Bayu sering banget diomelin sama ketiga sahabatnya itu ketika curhat tentang pacarnya. Mereka pada senang Bayu putus, Hah? Apa mereka iri karena gak punya pacar? Bukan, bukan itu alasannya. 

Dan yang bikin gemes lagi, ehm, jadi kangen mereka yang makan dan tidur bareng. Huaaa. persahabatan mereka ini aling melengkapi kekurangan. Meski sering berselisih tapi tetap merangkul, meluruskan ketika salah. 

Daaan siapa yang ternyata diam-diam memendam rasa? Revi atau Bayu? Mereka bersahabat selama tiga tahun dan akhirnya dipisahkan oleh impian. Di tempat dan jurusan yang berbeda mereka meniti jalan masing-masing. 

Di Jogja Revi menggapai impiannya, ia dipertemukan dengan seseorang yang disebut sebagai Malaikat. Siapa dia? 

Nah, di part ini juga, penulis memaparkan bagaimana kampus UGM dengan sangat menggiurkan. Aku sebagai pembaca jadi pengen banget datang ke sana, dulu itu kampus impian juga toh! Recomended banget nih novel buat dibaca para remaja. Kisah dan dialognya banyak terjadi dikehidupan nyata.

Pesan moral yang bisa aku ambil dari novel ini adalah, pertama mari sama-sama mengukir cerita tentang persahabatan dengan orang-orang baik biar nular dan kita terus belajar menjadi baik, kedua aku kurang setuju sih kalau cewek dan cowok sahabatan, soalnya ini tuh rentan banget. 

Apalagi kalau sudah menikah, bahaya tingkat negara. Mending kalau mau curhat sesama jenis aja! Jangan sama lain jenis, ntar jadi nyaman. Hiks. Ketiga mencintai itu boleh, yang gak boleh kalau mengekspresikan cinta dengan cara yang salah. Keempat ini soal impian, gak ada yang bakal mewujudkan impianmu kecuali dirimu sendiri. Wah, benar banget!

Nah balik lagi ke novel tadi. Bertemunya Revi dengan orang yang disebut sebagai "Malaikat" itu awal mula kisah baru. Revi yang tak pernah pacaran akhirnya dekat dengan seseorang. Revi yang selama ini diam-diam menyimpan rasa pada Bayu, apakah akan membuka hati untuk dia? 

Ternyata, Bayu juga menyimpan rasa ke Revi loh! Wah, kira-kira...Revi bakal pilih siapa? Sahabatnya atau seseorang yang ia sebut sebagai "Malaikat" ?

Daripada penasaran mending baca bukunya langsung. Klik aja Afyani maka akan langsung terhubung ke penulisnya! 


SELAMAT HARI KAMIS BUAT KAMU YANG MANIS 😂

Harusnya aku update jam 07.00, tapi ya... sudahlah gak usah curhat dimari. Wkwk.

Komentar

  1. Wuah, mantap nih. Saya suka dengan pesan moral yang keempat. Pekara mimpi yang mewujudkannya adalah diri sendiri.

    BalasHapus

Posting Komentar